MENUAI API

Diposting oleh Unknown on Minggu, 17 November 2013



memaknai kemerdekaan

gerimis mengurung rahasia mimpi

melahirkan derita jadikan tuba-sakit-pilu

menyayat ruang pemikiran-merubah peradaban

jangan pagari hati dengan perseteruan. Menuai

jembatan kasih sayang-meski datang malam

di jiwa. Aku tak tinggal diam

api sunyi-menyala menyilaukan mata. Kesetiaan

berkalang maut. Ini rumah kuberi nama cinta

baik dan buruk kutulis di kalbu.

Padang, 2001

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar