EPISODE GURITA TUA

Diposting oleh Unknown on Minggu, 17 November 2013



menyambut ramadhan

di sunyi gelap malam. Angin menusuk-nusuk

sukma. Gerimis tempias ke wajah semesta

satu mil mendekati Sabang. Tercatat sejarah

luka beribu anak-anak melautkan tangis

kehilangan penyangga. Beratus orang tua

melautkan darah-kehilangan cahaya mata.


menyambut ramadhan

di sunyi gelam malam. Aku berkaca

pada air mata menyaksikan Jimmy kehilangan kekasih

Dollah kehilangan ayah-ibunya

Brahim kehilangan Siti biji mata satu-satunya

(o, Allah entah di sudut mana batu nisannya).


menyambut ramadhan

di sunyi gelap malam. Angin mendesaukan isyarat

Allah menegur kita

agar tak angkuh

Allah mengingatkan kita

agar tak sombong

Allah meminta kita

kembali pada garis-Nya

(Kita ternyata tak mampu membaca alam).

Banda Aceh, 1996
Catatan: Gurita adalah kapal motor penyeberangan antara Banda Aceh-Sabang  yang tenggelam    dan menelan 3.350 jiwa korban meninggal dan hilang.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar