ACEH 4

Diposting oleh Unknown on Minggu, 17 November 2013




titip sekian rindu. Siapa melewati

Seulawah masihkah bilik para datu

mengalirkan air kasih-Nya. Leluhur

membasuh dada bujang agar mampu menjalani

kerasnya hidup. Anak sampan belum siap

memutar haluan walau zikir sebaya sesekali

terdengar sayub. Biarkan dulu aku di sini menjaring

mimpi-mimpi yang pasti-bawa pulang buat anak

istri. Pergi ditepungtawari datu dengan doa-pulang

memandang luka memborok dalam kalbu.

Padang-Solo, 2005

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar