KUSAKSIKAN BULAN SEPENGGAL

Diposting oleh Unknown on Selasa, 06 Desember 2011



kusaksikan bulan sepenggal atas kepala

tangis pecah tertimpa daun cemara


jadikan tembang menemani perjalanan malam.




kusaksikan bulan sepenggal atas kepala



memandang langit sebagai langit



memanyungi keyatimanku



memandang bumi sebagai bumi



merasakan angin sejuk membelai pucuk rambut



melewati selat bernama kesedihan



seperti usapan jemari ibu.




kusaksikan bulan sepenggal atas kepala



aku rindu ayah; perjumpaan hanya lewat ziarah



hingga bersujud aku di kamar kebebasan



mata air turun di nurani menetes di sajadah



O, kecil hatiku kecil teriris pedih



seperti gerombolan awan kelabu



di urai angin buyar berkeping-keping



(kutumpahkan rindu ke gunung sepi).



Banda Aceh, 1994

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar