PERJALANAN MALAM

Diposting oleh Unknown on Minggu, 04 Desember 2011



Banda Aceh:

gerimis mengantar malam

sementara hujan membasuh rindu

tumpah ke samudera hati.


Saree:

sunyi mengantar gigil

pada mimpi tak berujung

perjalanan ini mestikah diteruskan.


Sigli:

segumpal kalbu jatuh

kadang meruncing menikam-nikam

hingga beranak duri dalam daging.


Beureunuen:

melewati tanah kelahiran

hilang rasa dalam pekat malam

segala petuah dan cinta terkuburkan.


Biruen:

tak ada lagi yang melantunkan syair

seperti awan di tiup angin

terburai entah kemana.





Takengon:

sepucuk rindu menggelegak

ingin cepat bertemu Emak

melepas segala galau menyesak.


Indonesia:

berpuluh tahun kuukir nama itu dengan cinta

dan laut senantiasa menghapusnya.

Aceh-Jakarta, 1993

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar