MENGHITUNG

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 03 Desember 2011

antologi puisi ‘riwayat’ 5





MENGHITUNG



berulang kali menghitung

malam-pekat. Menusuk-nusuk

jiwa. Mengalir dendam

di kalbu-coba berkiblat memberi

arti. Belum juga sampai pada makna

hakiki-kapan langkah tua pecah

berdarah

mati.



Banda Aceh, 1988





















Sulaiman Juned

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar