rasa
menggeliat tangis pecah di gunung sepi
ada yang belum terjawab, manisku
perjalanan malam sering menghalau rindu
hentikan ombak pada pantai tak bertepi
riak terkurung dalam gelombang hati
tumpah sunyi ke nurani diri.
Banda Aceh, 1993
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar