antologi puisi ‘riwayat’ 29
MERAMPAS SUBUH
itu subuh koyak-monyak di rampas
dari tangan ke tangan. Hitam
tergambar pada wajah yang tak mengerti
mengapa diterlantarkan.
Banda Aceh/CeKa, 1990
Sulaiman Juned
MERAMPAS SUBUH
itu subuh koyak-monyak di rampas
dari tangan ke tangan. Hitam
tergambar pada wajah yang tak mengerti
mengapa diterlantarkan.
Banda Aceh/CeKa, 1990
Sulaiman Juned
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar