antologi puisi ‘riwayat’ 26
MENJEMPUT
ini laut tak bertepi
entah angin apa- riak apa-ombak apa
tak kuketahui. Semua hilang ingatku
yang ada melambai-lambai dari jauh
sebuah angin-sejentik rasa-segumpal rindu
dari jauh memandang jauh mendekat segala hati
itu laut terarungi lewat badai jemput amukan kalbu.
Banda Aceh, 1990
Sulaiman Juned
MENJEMPUT
ini laut tak bertepi
entah angin apa- riak apa-ombak apa
tak kuketahui. Semua hilang ingatku
yang ada melambai-lambai dari jauh
sebuah angin-sejentik rasa-segumpal rindu
dari jauh memandang jauh mendekat segala hati
itu laut terarungi lewat badai jemput amukan kalbu.
Banda Aceh, 1990
Sulaiman Juned
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar